08 April 2014

ALIH INFORMASI HASIL PELATIHAN METODE PENGEMBANGAN BAHASA DAN SENI SERTA IMPLEMENTASINYA DI TK

METODE PENGEMBANGAN BAHASA DAN SENI SERTA IMPLEMENTASINYA DI TK
Oleh :  Ida Kusdaryati, S.Pd

PENGERTIAN METODE adalah cara yang dilakukan guru dalam membimbing peserta didik mencapai kompetensi yang ditetapkan.Cara yang dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai  kegiatan

FAKTOR PENDUKUNG PEMILIHAN METODE
  1. Karakteristik anak
  2. Karakteristik tujuan
  3. Kegiatan dilakukan di dalam atau di luar kelas.
  4. Ketrampilan yang hendak dikembangkan melalui berbagai kegiatan.
  5. Tema yang dipilih dalam kegiatan tersebut.
  6. Pola kegiatan yang akan dilakukan.


METODE UNTUK PENGEMBANGAN BAHASA DAN SENI

1. Bercakap-cakap
a.  Saling mengkomunikasikan pikiran dan perasaan secara verbal atau   
      mewujudkan kemampuan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif.
b.  Sebagai dialog atau perwujudan bahasa reseptif dan ekspresif dalam suatu  
      situasi.
c. Tujuan bercakap-cakap
1)     Meningkatkan ketrampilan berkomunikasi dengan orang lain.
2)     Meningkatkan ketrampilan dalam melakukan kegiatan bersama.
3)     Meningkatkan ketrampilan menyatakan perasaan.
4)     Meningkatkan ketrampilan menyampaikan gagasan atau pendapat secara verbal
d. Bentuk Bercakap-cakap
1)     Bercakap-cakap bebas
Percakapan yang tidak ada pokok tertentu yang harus dibicarakan, percakapan berpindah dari suatu obyek kepada obyek yang lain
2)      Bercakap-cakap menurut pokok
Percakapan yang membicarakan suatu pokok bahasan tertentu
3)     Bercakap-cakap dengan gambar seri
Percakapan yang pokok pembicaraannya menggunakan gambar seri

2. Bercerita
  1. Cara bertutur kata dan penyampaian cerita atau memberikan penjelasan kepada peserta didik secara lisan.
  2. Makna penting bercerita bagi perkembangan anak TK
1)       Mengkomunikasikan nilai-nilai budaya.
2)       Mengkomunikasikan nilai-nilai sosial.
3)       Mengkomunikasikan nilai-nilai keagamaan.
4)     Menanamkan etos kerja, etos waktu dan etos alam.
5)       Membantu mengembangkan fantasi anak.
6)       Membantu mengembangkan kognitif anak.
7)       Membantu mengembangkan bahasa anak.

  
   c.  Bentuk-bentuk bercerita
1)     Bercerita tanpa alat peraga ( mendongeng ).
2)     Bercerita dengan alat peraga, antara lain :
a.     Bercerita dengan alat peraga langsung.
b.     Bercerita dengan mempergunakan gambar-gambar.
c.      Bercerita dengan menggunakan papan flanel.
d.     Membacakan cerita.



4. Metode Karyawisata.
Metode ini dilakukan dengan cara mengajak peserta didik mengunjungi obyek-obyek yang sesuai dengan tema saat itu. Contoh : mengunjungi kebun bunga, mengunjungi kebun binatang, mengunjungi kantor pos, dll.

5. Metode Demonstrasi.
a.     Tujuannya agar peserta didik memahami dan dapat melakukannya dengan benar serta anak didik dapat mengenal langkah-langkah pelaksanaan dalam mengerjakan sesuatu
b.     Makna penting  Demonstrasi bagi anak TK
1)     Dapat memperlihatkan secara kongkrit apa yang  dilakukan / dilaksanakan / memperagakan.
2)     Dapat mengkomunikasikan gagasan, konsep, prinsip, dengan peragaaan.
3)     Membantu mengembangkan kemampuan mengamati secara teliti.
4)     Membantu mengembangkan kemampuan untuk melakukan segala pekerjaan secara teliti, cermat dan tepat.
5)     Membantu mengembangkan kemampuan peniruan dan pengenalan secara tepat.
6. Metode Tanya Jawab
  1. Dilaksanakan dengan cara mengajukan pertanyaan tertentu kepada perserta didik.
  2. Metode ini digunakan untuk :
1.     Mengetahui pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki peserta didik.
2.     Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya.
3.     Mendorong keberanian peserta didik untuk mengemukakan pendapat.

7. Metode Eksperimen.
Cara memberikan pengalaman kepada peserta didik dalam mengadakan percobaan terhadap sesuatu dan mengamati akibatnya. Misalnya balon di tiup, warna dicampur, air dipanaskan, dll.

8. Metode Proyek
  1. Metode yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan aktivitas belajar secara bertahap, dari tahapan awal sampai tahapan akhir yang merupakan satu kesatuan rangkaian kegiatan
  2. Digunakan juga untuk melatih kemampuan anak memecahkan masalah yang dialami anak dalam kehidupan sehari-hari
  3. Menggerakkan anak untuk melakukan kerjasama sepenuh hati. Kerjasama dilaksanakan secara terpadu untuk mencapai tujuan bersama.
  4. Kegiatan proyek mempunyai makna penting bagi anak TK
1.     Berkaitan dengan kehidupan anak sehari-hari yang dapat dihubungkan satu dengan yang lain dan dipadukan menjadi suatu hal yang menarik bagi anak, selain juga bersifat fleksible.
2.     Didalam kegiatan bersama, anak belajar mengatur diri sendiri untuk berkerjasama dengan teman dalam memecahkan suatu masalah.
9. Metode Pemberian Tugas
  1. Digunakan untuk memberi kesempatan kepada peserta didik melaksanakan tugas yang disiapkan oleh guru. Dengan pemberian tugas anak dapat melaksanakan kegiatan secara nyata dan menyelesaikannya sampai tuntas.
  2. Pemberian tugas mempunyai makna penting bagi anak TK
1)      Pemberian tugas secara lisan akan memberi kesempatan pada anak untuk melatih persepsi pendengaran mereka. Jadi meningkatkan kemampuan bahasa reseptif.
2)     Melatih anak untuk memusatkan perhatian dalam jangka waktu tertentu.
3)     Pemberian tugas dapat membangun motivasi anak.


PENGGUNAAN METODE PADA PENGEMBANGAN SENI YANG TERINTEGRASI DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA
    1. Anak mempunyai kebutuhan untuk menyatakan perasaan dan pikiran dengan berbagai macam cara menurut keinginannya sendiri, anak menghayati berbagai macam perasaan tentang hal-hal atau peristiwa yang dialami (perasaan senang, puas, perasaan keindahan, dsb).
    2. Pengembangan seni yang terintegrasi dalam kemampuan berbahasa dapat dilihat saat anak menyatakan perasaan/pikiran yang diekspresikan melalui bahasa lisan dengan indah (intonasi, mengatur tinggi rendah, keras/pelan, cepat/lambat).
    3. Pelaksanaan kemampuan berbahasa melalui kegiatan yang menyenangkan untuk anak dengan cara bermain.
    4. Guru diharapkan dapat menyampaikan kemampuan berbahasa yang di dalamnya terintegrasi aspek pembelajaran seni melalui metode yang dalam pelaksanaannya guru merencanakan adanya 3 aspek seni ( eksplorasi, ekspresi dan apresiasi) dalam kegiatan berbahasa tersebut.

CONTOH KEGIATAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN SENI YANG TERINTEGRASI DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA
1. Pengembangan      : Kemampuan Berbahasa
2.Indikator                    : Melanjutkan cerita/dongeng yang telah didengar sebelumnya
3.Tema                        : Tanaman
4.Kelompok                :  B
5. Kegiatan                     : Melanjutkan dongeng   guru “Ladang Paman”
6. Metode                       :  Bercerita dan Pemberian Tugas
8.Tujuan                          :
  1. Mengembangkan imajinasi, kreativitas dan ekspresi
  2. Mengembangkan daya estetika/keindahan
  3. Menambah perbendaharaan kata anak
  4. Melatih keberanian anak
  5. Mengembangkan kemampuan mendengarkan anak
  6. Mengembangkan kemampuan berbicara anak

9.Langkah-langkah pelaksanaan :
  1.   Anak ditenangkan oleh guru
  2. Guru membicarakan tentang kegiatan yang dilakukan di ladang
  3. Guru menyampaikan tentang kegiatan mendongeng yang akan dilakukan
  4. Guru mendongeng “Ladang Paman” tetapi isi cerita yang disampaikan tidak sampai selesai
  5. Guru memberi tugas anak untuk melanjutkan isi cerita “Ladang Paman” menurut imajinasi dan bahasa anak
  6. Anak melanjutkan dongeng “Ladang Paman” yang baru didengarnya dengan menggunakan imajinasi dan bahasa anak
  7. Guru memberikan penghargaan bagi anak yang mampu mendongeng dan memberikan bimbingan pada anak yang kurang mampu mendongeng
  8. Guru bertanya jawab tentang isi dongeng “Ladang Paman”
  9. Anak ditenangkan kembali oleh guru

7. Aspek Seni  :
  1. Eksplorasi : mengatur intonasi dan suara saat mendongeng
  2. Ekspresi    : menyatakan pikiran dan perasaan melalui mimik saat mendongeng
  3. Apresiasi   : menikmati kegiatan mendongeng melalui pantomimik (gerakan-gerakan tubuh) saat mendongeng

07 April 2014

BAHAN AJAR SENI DAN KREATIVITAS ANAK USIA DINI


Disusun oleh : Dra. Hj. Mike S. Arifin, M.Pd

Dalam rangka menumbuhkan nilai estetika dan menggali kreatifitas anak sejak usia dini  melalui seni diperlukan motivasi dari orang dewasa atau pendidik untuk mewujudkannya.
Pada seni akan ditumbuhkan nilai rasa, karsa dan karya sehingga menjadikan keharmonisan dan membentuk nilai karakter sejak dini, karena di dalam seni terdapat nilai yang memunculkan keindahan, kepekaan, sosial emosional, kebersamaan, percaya diri dan lain sebagainya.

KAJIAN SENI
Seni akan dikaji dari beberapa jenis antara lain :
Seni Rupa ( senirupa dua dimensi dan tiga dimensi dari bahan kering dan bahan basah)
Seni Musik ( Sumber Bunyi dari tubuh, Sumber Bunyi dari alat music, Bernyanyi) lahirlahlah istilah kubunyikan atau kunyanyikan
Seni Tari (macam-macam gerakan ,gerak bebas, gerak sesuai irama, dan seni tari)
3 level tingkatan dalam seni tari ( level Rendah, Sedang, Dan Tinggi)

CONTENT BAHAN AJAR
Ø  Nama Kegiatan
Ø  Penjelasan Konsep Kegiatan
Ø  Gambar Kegiatan
Ø  Bentuk Percakapan
Ø  Guru dan anak
Ø  Konsep Pengetahuan dan Keterampilan yang akan didapatkan anak

A. SENI RUPA

1. KOLASE DARI KERTAS WARNA
Aktivitas ini memberi kesempatan anak untuk mengkreasikan bentuk sesuai imajinasi dan kebebasan anak menggunakan potongan-potongan kertas warna dengan berbagai bentuk dan ukuran. Guru bisa menyiapkan berbagai jenis kertas untuk mengeksplorasi ide anak.

2. MEMBUAT ANEKA KARYA DARI DAUN-DAUNAN
Ajak anak untuk mengumpulkan berbagai jenis daun-daunan kering yang ada di sekitar sekolah. Klasifikasikan daun sesuai jenis dan warna dan masukan ke dalam wadah sesuai jenis daun. Ajak anak membuat kreasi dari daun kering misal kolase daun kering, membuat mahkota, membuat pola-pola tertentu, membuat roncean dan lain-lain.
3. MENGEKSPRESIKAN PERASAAN MELALUI GARIS
Ajak anak untuk menggambar sebuah garis yang bisa mewakili perasaan mereka (feeling) menggunakan berbagai media misal crayon, kapur, spidol dll (misal kalo lagi senang/gembira kira-kira bentuk garisnya seperti apa ya). Biarkan anak-anak bercerita tentang garis-garis yang sudah mereka buat dan bagaimana mereka mengekspresikan perasaaannya atau kesenangannya bahkan gerakan yang mewakili garis tersebut. Lanjutkan degan berbagai bentuk perasaan-perasaan lain seperti : sedih, takut, cemas, bersemangat, berani, dll

       4. AYO LIHAT GARIS-GARIS DI SEKITAR KITA
Bawalah anak-anak untuk keluar kelas dan ajak mereka mengamati berbagai bentuk dan pola-pola garis (lurus dan lengkung) yang ada di sekitar lingkungan. Ajak mereka berdiskusi dan berikan kesempatan kepada mereka untuk bercerita tentang tipe-tipe atau pola-pola garis yang berbeda hasil observasi mereka dari lingkungan sekitar. Lalu ajak mereka kembali ke kelas dan perlihatkan sebuah lukisan atau produk-produk kerajinan dari berbagai daerah diskusikan tentang garis-garis dari produk tersebut, lalu beri kesempatan anak untuk menggambar garis-garis.
     
5. MELUKIS DENGAN KELERENG
Letakkan selembar kertas putih di nampan atau baki, taruh beberapa (3-4) kelereng yang sudah dicelupkan ke dalam cat, miringkan baki agar kelereng bebas menggelinding ke arah mana pun dan menghasilkan percampuran warna. Diskusikan pada anak bagaimana percampuran antar warna menghasilkan warna lain.

Bagaimana perasaaanmu hari ini ?
Berikan anak sejumlah kertas warna. Tanyakan kepada mereka warna apa saja yang ada di kertas. Berikan kesempatan pada anak untuk mendiskusikan dan mengidentifikasikan warna-warna tertentu yang mengekspresikan perasaan (misal merah untuk perasaaan marah atau semangat, biru untuk perasaaan sedih, hijau untuk perasaaan tenang, kuning untuk perasaan gembira dan lain-lain). Biarkan anak menentukan sendiri hubungan warna dengan perasaaan. Perluas pemahaman anak dengan bentuk-bentuk perasaan lain misal : takut, cemas, semangat dll. Kegiatan bisa dilanjutkan dengan memberi kesempatan anak untuk menggambar dan mewarnai

06 October 2013

UNDANGAN PLPG RAYON 116 UNEJ

Bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu peserta PLPG Sertifikasi Guru di Rayon 116 Universitas Jember Shift 11, Shift 12 dan Shift 13 (lihat undangan shift 11-13). Shift 13 merupakan shift terakhir di Rayon 116 Universitas Jember. Berikut ini Peserta dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Daftar Peserta dan Penginapan Shift 11 (Kemendikbud) : Peserta PLPG Shift 11 Kemdiknas […]http://rayon116unej.wordpress.com/

04 October 2013

MAKALAH EKOLOGI/pengertian/manfaat

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Segala puji bagi Allah s.w.t yang telah memberikan rahmat dan hidayahnya ,sehingga penulisan tugas makalah ILMU KEALAMAN DASAR telah selesai.Dan kami dalam tugas ini akan membahas tentang EKOLOGI yaitu ilmu yang mem pelajari  hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.Permasalahan lingkungan hidup pada hakikatnya adalah permasalahan ekologi,misalnya kebutuhan tumbuh tumbuhan akan sinar matahari,siklus makanan yang ada di bumi,proses kelahiran,kematian,pergantian generasi yang berlangsung terus menerus mengikuti hukum alam.

1.2 TUJUAN
1.Pengertian EKOLOGI
2.Peranan Manusia dalam Ekosistem
3.Sumber Daya Alam dan Pelestariannya
4.Sumber Daya Manusia dan Masalah Kependudukan
5 Pengaruh ekologi terhadap pembelajaran paud

1.3 Manfaat
Manfaat dari mempelajari Ekologi yaitu kita mengetahui tentang lingkungan yang  ada di sekitar kita,sehingga kita lebih berhati-hati.Selain itu kita sebagai manusia bisa membantu menjaga bumi sehingga terjaga kelestariannya.





BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Ekologi
            Istilah Ekologi pertama kali digunakan oleh Arnest Haeckel,seorang ahli biologi Jerman,pada tahun 1866.Kata EKOLOGI berasal dari bahasa Yunani,yaitu oekos berarti rumah dan logos berarti ilmu.Jadi,ekologo adalah ilmu tentang makhluk hidup dengan rumahnya atau rumah tangga makhluk hidup.Ekologi dan Ekonomi mempunyai banyak persamaan,yaitusama sama  mempunyai alat transaksi.Hanya bedanya pada ekologi tidak menggunakan uang sebagai alat transaksi ,melainkan materi,energi,dan informasi.
            Baik ekologi maupun ekonomi pada hakikatnya mempelajari tentang rumah tangga manusia dan mempunyai banyak persamaan.Dalam ekologi maupun ekonomi dikenal istilah yang sama,seperti produsen,konsumen,sirkulasi,keseimbangan,krisis dan sebagainya.
            a.Hubungan ekologi dengan Ilmu Lainnya 
            Ekologi adalah bagian dari Biologi,namun sangat erat hubungannya dengan ilmu lain.Didalam  kehidupan,manusia tidak hanya memperhatikan materi energi dan informasi saja,tetapi juga harus mempertimbangkan masukan-masukan lain,seperti ekonomi,teknologi,sosial,politik,dan budaya.Ekologi merupakan salah satu komponen dalam pengelolaan lingkungan hidup yang harus di tinjau bersama-sama komponen lain agar keputusannya selaras dan seimbang.
            b.Cakupan Wilayah Kerja Ekologi
            Miller memberi gambaran batas wilayah kerja ekologi sebagai suatu model yang berdasarkan pada anggapan bahwa seluruh alam semesta merupakan suatu ekosistem tersusun dari kelompok-kelompok komponen yang berkaitan satu sama lain.
            c.Ekosistem
            Suatu organisme tidak akan hidup mandiri tanpa kehadiran organisme lain serta mengabaikan sumber daya alam yang merupakan sumber pangan,tempat perlindungan,dan tempat peerkembangbiakan.Suatu konsep sentral dalam ekologi adalah ekosistem,suatu sistem yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
            Ditinjau dari fungsi komponen-komponennya,ekosistem di bedakan menjadi  2 macam,yaitu sebagai berikut :
Ø           Autotrofik          : auto berarti sendiri,trofik berarti menyediakan makanan,jadi organisme dapat mensintesiskan makanannya sendiri atau dapat menyediakan makanannya sendiri.
Ø           Heterotrofik       : organisme yang hanya dapat memanfaatkan bahan makanan yang di sediakan oleh organisme lain.
Komponen-komponen yang membentuk ekologi adlah sebagai berikut :
v Lingkungan abiotik (anorganik) terdiri atas tanah,air udara ,dan sinar matahari,yang merupakan medium untuk berlangsungnya kehidupan.
v Lingkungan biotik (organik),terdiri atas tumbuhan,binatang,dan manusia yang menjadi penghuni lingkungan abiotik.Dapat dibedakan atas hal-hal berikut :
1)     Konsumen Primer,disebut herbivora,adalah makhluk hidup pemakan rumput.
2)     Konsumen sekunder,disebut karnivora,adlah makhluk hidup pemakan binatang lain.
3)     Konsumen tersier,disebut omnivora,adalah hewan pemakan segala bentuk makanan.
4)     Pengurai (perombak,redusen),disebut mikrokonsumer,adalah makhluk hidup yang merombak unsur organik,seperti bakteri atau pemakan bagian yang sudah mati,seperti cacing dan kecoa.
d.     Asas-asas Ekologi
Secara garis besar asas-asas yang merupakan dasar ekologi dan berkaitan dengan kehidupan manusia sesuai kemajuan ilmu dan teknologi adalah sebagai berikut :
§  Asas 1
Energi tidak pernah hilang,hanya berubah
§  Asas 2
Semua proses perubahan energi tidak cermat
§  Asas 3
Materi,energi,waktu,dan keanekaragaman adalah kategori sumber alam
§  Asas 4
Mengenai kejenuhan dan ketidakjenuhan
§  Asas 5
Peningkatan pengadaan suatu sumber alam mungkin dapat merangsang penggunaan sumber alam tersebut
§  Asas 6
Keturunan (genotif) dengan daya pembiakan tertinggi akan sering dijumpai pada generasi berikutnya.

§  Asas 7
Keanekaragaman yang kekal lebih tinggi pada lingkungan yang stabil (Rosenzwig)
§  Asas 8
Tingkat makanan atau takson menjadi jenuh oleh keanekaragaman dengan kecepatan yang ditingkatkan oleh sifat mic,diferensiasi
§  Asas 9
Keanekaragaman sebanding dengan bio massa/produktivitas
§  Asas 10
Bio massa/produktivitas meningkat dalam lingkungan yang stabil
§  Asas 11
Sistem yang mantap (dewasa) mengeksploitasi sistem yang belum dewasa
§  Asas 12
Kesempurnaan adaptasi stiap habitat/sifat bergantung kepada kepentingan relativnya dalam suatu lingkungan tertentu
§  Asas 13
Lingkungan fisik yang stabil memungkinkan keanekaragaman biologi berlaku dalam ekosistem mantap yang kemudian menggalakan stabiltas populasi lebih jauh lagi
§  Asas 14
Derajat pola keteraturan fluktuasi populasi tergantung kepada sejarah populasi itu sebelumnya



2.2 Peranan Manusia dalam Ekosistem
            Manusia adalah salah satu mahluk hidup yang harus berinteraksi degan alam lingkunganya.dalam kehidupanya,manusia berhubungan,memanfaatkan,dan didukung oleh lingkungan hidupnya,baik lingkungan dalam pengertian biofosik maupun pengertian koknitif.pengertian koknitif adalah pengertian hanya didalam angan-angan,seperti ekonomi,sosial,budaya,adat istiadat,dan bahasa yang satu dengan yang lain saling berhubungan saling mendukung saling mempengaruhi dan saling memanfaatkan atau istilah dari itu semuanya saling interaksi.sedangkan pengertian biofosik adalah keadaan senyatanya,sebagai dari alam lingkungan.
            Pengaruh manusia terhadap lingkunganya semakin lama semakin banyak dan beraneka ragam,antara lain:
  1. Manusia Sebagai Komponen Lingkungan yang Dominan
Lingkungan hidup manusia terdiri atas lingkungan biotik dan lingkungan non biotik.Artinya,lingkungan hidup manuasian tidak hanya ditentukan oleh benda hidup,tetapi juga oleh hal-hal yang bersifat tidak hidup disamping budaya dan perilakunya.dalam kesatuan ekosistem kedudukan manusia adalah sebagai bagian dari unsur lain yang erat berkaitan dan tergantung pula pada kelestarian ekosistemnya,namun faktor manusia lebih dominan.Manusia harus dapat menjaga keserasian hubungan timbal balik dengan lingkunganya agar keseimbangan ekosistem tidak terganggu.Unndang Undang Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup Republik Indonesia(UU NO.4 Tahun 1982) mengatakan bahwa lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan sebuah benda,gaya,keadaan,dan mahluk hidup,termasuk perilaku manusia didalamnya yang mempegaruhi kelangsungan peri kehidupan dan kesejahteraan manusia dan lainya.
  1. Manusia Sebagai Perusak Lingkungan
Apabila manusia mengusahakan sumber daya alam hanya berlandaskan pandangan untuk keperluan jangkan pendek agar dapat memanfaatkan produksi sebanyak mungkin dengan modal seminim mungkindalam waktu singkat,maka hal ini akan memakmurkan generasinya tetapi menyengsarakan generasi penerusnya.
Menurut konsep bio-ekosistem dinyatakan bahwa manusia dan mahluk lain dialam ini sama kedudukan dan fungsinya.pada proses rumah tangga suatu ekosistem atau lingkungan,akan trlihat lingkaran energi,materi,dan informasi yang dipengaruhi oleh kekuatan dari komponen produsen dan konsumen.
Ciri ciri pokok dari suatu bio-ekosistem ada tiga macam yaitu sebagai berikut
Ø  Kesatuan kesatuan hidup atau kelompon kelompok mahluk hidup akan melakukan niche-nya masing masing dalam pengaturan rumah tangga lingkungan.
Ø  Komponen lingkungan yang terdiri atas berbagai kesatuan lingkungan dengan unsur unsur ruang dan struktur masing masing akan iku serta mempengaruhi jalanya proses rumah tangga lingkungan.
Ø  Kesatuan kesatuan hidup dan kesatuan kesatuan lingkungan dengan kemampuan atau kekuatanya masing masing berdasarkan pada asas yang akan bergerak kearah tercapainya keseimbangan ekologi.

3.1 Sumber Daya Alam dan Pelestarianya
            Para ahli didunia,terutama dibidang ilmu ekonomi dan yang mengkususkan diri dalam ilmu kependidikan dan pertanian,hingga kini terus melakukan pengkajian.masal lingkungan hidup dari tahun ketahun akan terus memprihatinkan karena berbagai hasil kemajuan teknologi,terutama dalam duni industri.jika tidak diimbangi dengan berbagai aturan mengenai lingkungan hidup,akhinya akan memusnahkan semua kehidupan.lebih jelas tentang pemeliharaan dan pembinaan lingkungan ini diungkapkan dalam ketentuan pokok Pengelolaan lingkungan hidup dalam UU NO.4 1983 yang berlaku sejak 11 Maret sebagai berikut.pengelolaan lingkungan hidup berasaskan pelestarian kemampuan yang lestari,serasi dan seimbang untuk menunjang pembangunan yang ber kesinambungan bagi peningkatan kesejahteraan manusia.demikian juga tentang (Andal) yang ditetapkan tanggal 5 Juni 1986 dan mulai berlaku 5 Juni 1987 harus dianggap serius.dari ketentuan itu diharapkan agar masyarakat dari berbagai lapisan menyadari bahwa lingkungan hidup yang baik dan sehat akhinya juga bermanfaat bagi masyarakat.  
            Meningkatnya jumlah industri biasanya diikuti dengan meningkatnya pencemaran lingkungan hidup.Jika pengetahuan dan disiplin lingkungannya belum tinggi,penanganan lingkungan hidup bisa dilakukan secara normal yaitu penangan secara tinggi,merupakan tugas amat berat bagi aparat penegak hukum di bidang lingkungan hidup.untuk itu,perlu ditemukan cara informal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan hidup.ada tiga jalur yang bisa dijadikan pedoman dalam langkah langkah informal,yaitu sebagai berikut:
a)     Cinta lingkungan hidup
Sejak usia muda seorang anak sudah didekatkan dengan proses alamiah,misalnya sebagai mana tahap tahap pertumbuhan tanaman,bagaimana binatang bertahan hidup dan melindungi anak- anaknya
b)     Petualangan
Petualangan petualangan yang dilakukan anak anak muda dialam bebas merupakan salah satu cara untuk memahami rahasian dan keagungan alam.generasi muda yang mengenal secara sungguh sungguh,alam nusantara inilah yang nantinya mampu membawa indonesia lebih makmur lagi.
c)     Musim
Musim bisa menjadi sumber inspirasi dan pemahaman kearifan bagi anggota masyarakat.Musim bisa berisi kegersangan dadn pencemaran yang parah akibat kesalahan manusia.Di samping itu,disajikan pula perbandingannya,yaknikelestarian alam yang indah sebagai akibat keberhasilan manusia menghormati hukum alam.

            Beberapa masalah yang berkaitan dengan air,tanah,udara dan hutan yang semuanya terkait langsung dengan kehidupan manusia,dijelaskan sebagai berikut:
1.     Tanah
Salah satu dari ekosistem kita yang utama adlah tanah yang merupakan tempat hidup manusia,tanaman jasad renik dan hewan serta tempat penyimpanan air.Tanah adalah agian kerak bumi yang tersusun dari mineral dan bahan organik lapisan tanah yang subur.
Dari segi klimatologi,tanah memegang peranan penting sebagai penyimpanair dan menekan erosi,meskipun tanah sendiri jg dapat tererosi.
Jenis-jenis tanah:
v Tanah humus adalah tanah yang sangat subur terbentuk dari lapukan daun dan batang pohon di hujan tropis yang lebat
v Tanah Pasir adalah tanah yang kurang bersifat kurang baik bagi pertanian yang terbentuk dari batuan beku serta batuan sedimen yang memiliki butir kasar dan berkerikil
v Tanah alluvial/tanah endapan adalah tanah yang dibentuk dari lumpur sungai yang mengendap di dataran rendah yang memiliki sifat tanah yang subur dan cocok untuk lahan pertanian
v Tanah podzolit adalah tanah yang subur umumnya berada di pegunungan dengan curah hujan yang tinggi dan bersuhu rendah/dingin
v Tanah vulkanik adalah tanah yang terbentuk dari lapukan materi letusan gunung berapi yag subur mengandung zat hara yang tinggi
v Tanah laterit adalah tanah yang tidak subur yang tadinya subur dan kaya akan unsur hara,namun unsur hara tersebut hilang karena terbawa air hujan yang tinggi
v Tanah mediteran/tanah kapur adalah tanh yang sifatnya tidak subur yang terbentuk dari lapukan batuan kapur
v Tanah gambut/tanah organosol adalah jenis tanah yang kurang subur untuk bercocok tanam yang merupakan hasil bentukan pelapukan tumbuhan rawa.
2.     Hutan
Penegrtian hutan adalah sebuah kawasan yang di tumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya.
Bagian-bagian hutan:
v Bagian di atas tanah
Bagian di atas tanah hutan,maka akan terlihat tajuk (mahkota) pepohonan,batang kekayuan,dan tumbuhan bawah seperti perdu dan semak belukar
v Bagian permukaan tanah
Tamapak berbagai macam semak belukar,rerumputan,dan serasah.Serasah adalah guguran segala batang,cabang,daun,ranting,bunga dan buah.
v Bagian di bawah hutan
Kita akan melihat akar semua tumbuhan,baik besar maupun kecil,dalam berbagai bentuk.Dikedalaman tertentu kita juga dapat menemuka tempat tinggal beberapa jenis binatang,seperti serangga,ular,kelinci,dan binatang pengerat lain.
Jenis-jenis hutan (menurut ensiklopedia) di NKRI:
·       Hutan bakau
Adalah hutan yang tumbuh di daerah pantai berlumpur
·       Hutan sabana
Adalah hutang padang rumput yang luas dengan jumlah pohon yang sangat sedikit dengan curah hujan yang rendah
·       Hutan rawa
Adalah hutan yang berada di daerah berawa dengan tumbuhan nipah tumbug di hutan rawa.
·       Hutan hujan tropis
Adalahhuatan lebat/huatan rimba belantara yang tumbuh di sekitar garis katulistiwa/ekuator yang memiliki curah hujan yang sangat tinggi.
·       Hutan musim
Adalah hutan dengan curah hujan tinggi namun punya periode musim kemarau yang panjangyang menggugurkan daun di kala kemarau menyelimuti hutan
                                    Hutan berdasarkan fungsinya:
§  Hutan wisata
Adalah hutan yang dijadikan suaka alam yang ditujukan untuk melindungi tumbuh-tumbuhan serta hewan/binatang langak agar tidak musnah/punah di masa depan.
§  Hutan cadangan
Merupakan hutan yang dijadikan sebagai lahan pertanian dan pemukiman penduduk.
§  Hutan lindung
Hutan yang di fungsikan sebagai penjaga ketaraturan air dalam tanah (fungsi hidrolis),menjaga tanah agar tidak terjadi erosi serta untuk mengatur iklim (fungsi klimatologis),dan penanggulang pencemaran udara.
§  Hutan produksi
Adalah hutan yang dapat di kelola untuk menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi.
3.     Air
Salah satu kebutuhan hidupmanusia adalah terpenuhinya kebutuhan  air.Kesulitan air bersih dari tahun ke tahun semakin terasa karena keseimbangan akan kebutuhan air dengan volume air tersedia tidak seimbang.banyak air yang tercemar akibat dari limbah industri,sisa-sisa minyak,gulam,endapaan,serta bahan kimia lainnya.selain air yang tercemar maka tumbuhan dan binatang yang hidup di air akan musnah atau setidaknya pindah ke tempat lain.


2.4 Sumber Daya Manusia dan Masalah Kependudukan

1)     Perkembanangan Teori di Bidang Sumber Daya Manusia
Perkembanagan sumber daya manusia (SDM) di satu pihak dimaksudkan untuk meningkatkan ketrampilan atau kemampuan kerja manusia dalam melakukan berbagai macam kegiatan dalam masyarakat.Di pihak lain.pembinaan sumber daya manusia berhubungan erat dengan usaha peningkatan taraf hidup.Pembinaan SDM dimulai dalam kalangan keluarga,ditingkatkan melalui pendidikan dan latihan formal,serta dikembangkan dalam masyarakat,terutama dilingkungan pekerjaan.
2)     Kualitas Sumber  aya Manusia
Sebagian besar negara dunia ketiga percaya bahwa kebijakan modernisasi yang berorientasi pertumbuhan ekonomi adalh jalan terbaik untuk mencapai pembangunan yang konsisten.Struktur industrial modern di bangun untuk menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.Strategi ini diikuti dengan kebijakan modernisasi pertanian intensif,meskipun demikian pengangguran di desa dan urbanisasi ke kota belum terpecahkan.
Kualitas Sumber Daya Manusia meliputi :
ü  Mental
Kualitas mental merupakan kualitas yang sangat penting karena merupakan pendorong untuk mengadakan kualitas lainnya.
ü  Pendidikan
Pendidikan merupakan faktor penting sebagai petunjuk kualitas SDM
ü  Kesehatan
Tolak ukur kesehatan  masyarakat sebagai SDM dapat di ukur dari pemenuhan kebutuhan manusia dalam hal gizi dan nutrisi.
ü  Masalah kependudukan
Manusia dibentuk oleh tiga faktor,yaitu genetik,lingkungan,serta memiliki kemampuan untuk mengadakan perubahan-perubahan lingkungan sesuai dengan yang diinginkan.
3)     Ledakan Penduduk
·       Pertambahan jumlah penduduk disebabkan oleh jumlah kelahiran (natalitas) yang lebih besar daripada jumlah kematian (mortalitas)
·       Pertambahan penduduk yang pesat juga disebabkan oleh penurunan angka kematian.
Penduduk Indonesia menghadapi masalah dalam 4 aspek,yaitu sebagai berikut:
Ø  Jumlah  penduduk Indonesia besar,yaitu merupakan urutan ke lima di dunia.
Ø  Tingkat pertambahan penduduk cepat
Ø  Penyebaran penduduk Indonesia tidak merata
Ø  Pertumbuhan penduduk dan hubungannya dengan pendidikan serta lapangan kerja
2.5 Pengaruh Ekologi terhadap pembelajaran PAUD
            Ekologi juga berpengaruh terhadap pembelajaran PAUD.Di pembelajaran tersebut kita bisa mengenalkan anak lebih dini terhadap lingkungan di sekitar mereka.Dan kita bisa lebih awal mengajari mereka untuk lebih sayang terhadap Lingkungan.Hewan,Tumbuhan dan sesama manusia.Misalnya saja kita bisa mengajari mereka membuang sampah pada tempatnya,dengan begitu kita mengajarkan mereka kebiasaan yang baik,dan juga bermanfaat tanah menjadi tidak tercemar serta lingkungan menjadi bersih dan indah.

BAB III
PENUTUP

1.1  Kesimpulan
Ekologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dengan lingkungannya.Ekologi mempunyai wilayah kerja yang mencakup seluruh alam semesta.Sedangkan manusia dalam kesehariannya berhubungan ,memanfaatkan,dan didukung oleh lingkungan hidupnyabaik lingkungan dalam pengertian biofosik maupun pengertian kognitif.Manusia sebagai komponen yang dominan harus dapat menjaga keserasian hubungan timbal balik dengan lingkungannya agar keseimbangan ekosistem tidak tergangggu.
Ekologi  mengajarkan anak-anak usia dini khususnya anak usia paud,untuk lebih mengenal alam,menyayangi alam sekitar,hewan,tumbuhan,serta sesamanya.
1.2  Saran
Dalam penulisan makalah ini kami menyadari banyaknya kekurangan,maka kami sebagai tim penulis mengharapkan atau menerima saran demi penyempurnaan makalah kami.



  
DAFTAR RUJUKAN

Hutagalung RA.2010.Ekologi Dasar.Jakarta.(online)
(dilihat pada tanggal 10 0ktober 2012.Alamat :http//id.m.wikimedia.org/wiki/Ekologi)







ILMU KEALAMAN DASAR
(EKOLOGI)
Dosen pembimbing: HENDRIK SISWONO
                                       
 










Disusun oleh :
KATMINI                                    (2011186207B0714)
YETTY DWI H                           (2011186207B2104)
SEPTIAN WULANSARI            (2011186207B1459)
KUSNUL KHOTIMAH              (2011186207B0779)
YULIANA                                   (2011186207B2125)
LILIK SUHARIATI                     (2011186207B0838)
ERWiN HARIYANTI                 (2011186207B0420)
SiTI KHOLISAH             (2011186207B1542)


IKIP PGRI JEMBER
Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Prodi Paud
Jl.JAWA no 10 Telp (0331) 335823