www.cakediklakah.com

11 Mei 2014

Syarhul Arba'iina Hadiitsan An Nawawiyah ( Imam Nawawi )

HADITS PERTAMA
عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ .
[رواه إماما المحدثين أبو عبد الله محمد بن إسماعيل بن إبراهيم بن المغيرة بن بردزبة البخاري وابو الحسين مسلم بن الحجاج بن مسلم القشيري النيسابوري في صحيحيهما اللذين هما أصح الكتب المصنفة]
Arti Hadits / ترجمة الحديث :
Dari Amirul Mu’minin, Abi Hafs Umar bin Al Khottob radiallahuanhu, dia berkata: Saya mendengar Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang dia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena (ingin mendapatkan keridhaan) Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya kepada (keridhaan) Allah dan Rasul-Nya. Dan siapa yang hijrahnya karena dunia yang dikehendakinya atau karena wanita yang ingin dinikahinya maka hijrahnya (akan bernilai sebagaimana) yang dia niatkan.
(Riwayat dua imam hadits, Abu Abdullah Muhammad bin Isma’il bin Ibrahim bin Al Mughirah bin Bardizbah Al Bukhori dan Abu Al Husain, Muslim bin Al Hajjaj bin Muslim Al Qusyairi An Naishaburi dan kedua kitab Shahihnya yang merupakan kitab yang paling shahih yang pernah dikarang) .
Catatan :
Hadits ini merupakan salah satu dari hadits-hadits yang menjadi inti ajaran Islam. Imam Ahmad dan Imam syafi’i berkata : Dalam hadits tentang niat ini mencakup sepertiga ilmu. Sebabnya adalah bahwa perbuatan hamba terdiri dari perbuatan hati, lisan dan anggota badan, sedangkan niat merupakan salah satu dari ketiganya. Diriwayatkan dari Imam Syafi’i bahwa dia berkata : Hadits ini mencakup tujuh puluh bab dalam fiqh. Sejumlah ulama bahkan ada yang berkata : Hadits ini merupakan sepertiga Islam.
Hadits ini ada sebabnya, yaitu: ada seseorang yang hijrah dari Mekkah ke Madinah dengan tujuan untuk dapat menikahi seorang wanita yang konon bernama : “Ummu Qais” bukan untuk mendapatkan keutamaan hijrah. Maka orang itu kemudian dikenal dengan sebutan “Muhajir Ummi Qais” (Orang yang hijrah karena Ummu Qais).
Pelajaran yang terdapat dalam Hadits / الفوائد من الحديث :
Niat merupakan syarat layak/diterima atau tidaknya amal perbuatan, dan amal ibadah tidak akan mendatangkan pahala kecuali berdasarkan niat (karena Allah ta’ala).
Waktu pelaksanaan niat dilakukan pada awal ibadah dan tempatnya di hati.
Ikhlas dan membebaskan niat semata-mata karena Allah ta’ala dituntut pada semua amal shalih dan ibadah.
Seorang mu’min akan diberi ganjaran pahala berdasarkan kadar niatnya.
Semua perbuatan yang bermanfaat dan mubah (boleh) jika diiringi niat karena mencari keridhoan Allah maka dia akan bernilai ibadah.
Yang membedakan antara ibadah dan adat (kebiasaan/rutinitas) adalah niat.
Hadits di atas menunjukkan bahwa niat merupakan bagian dari iman karena dia merupakan pekerjaan hati, dan iman menurut pemahaman Ahli Sunnah Wal Jamaah adalah membenarkan dalam hati, diucapkan dengan lisan dan diamalkan dengan perbuatan.
Sumber   : Compiled ebook by Akhukum Fillah

03 Mei 2014

CONTOH FORMAT ANEKDOT , KUNJUNGAN RUMAH, SERTA BIMBINGAN DAN PENYULUHAN

Assalamualaikum, bapak ibu guru TK satu lagi format yang belum saya sertakan barangkali ada yang membutuhkan CONTOH FORMAT  ANEKDOT , KUNJUNGAN RUMAH, SERTA BIMBINGAN DAN PENYULUHAN.. semoga bermanfaat...


FORMAT PENCATATAN ANEKDOT

SEMESTER                            : II (dua)
TAHUN PELAJARAN           : …………………..
NAMA ANAK                        : …………………
KELOMPOK                          : A

TANGGAL
PERISTIWA
TAFSIRAN
KET
Kamis
19 Januari 2012
-        Muntah – muntah waktu makan bersama
-        Tidak enak badan
-        Sakit perut
-        Kekenyangan
-        Anak didekati dan ditanya kenapa sampai muntah, ternyata sehabis makan anak lari-larian dan loncat-loncat akhirnya muntah.






Mengetahui
KepalaTK





                                              

Guru Kelompok





                                               



FORMAT BIMBINGAN PENYULUHAN

Kelompok                   : A
Tahun Ajaran              : …………………..

Hari / Tgl.
Nama Anak
Masalah
Tindakan Wali Kelompok
Selasa, 17 Januari 2012
Rendi
-      Anak menangsi bila diberi tugas/ kegiatan, tetapi saat istirahat anak baik-baik saja
-     Pendekatan kepada anak dan diberi perhatian yang lebih saat kegiatan belajar berlansung
-        Memotivasi anak agar tidak malas mengerjakan tugas


Mengetahui
KepalaTK






                        

Guru Kelompok






                                               


FORMAT BUKU KUNJUNGAN RUMAH  


No. Urut
Hari/Tgl.
Nama Murid
Kelompok
Masalah
Pemecahan
Tanda  Tangan
Orang Tua
1
Rabu
19-01-2012
LINTANG
B3
Seminggu tidakmasuk sekolah tanpa ijin
-        Berkunjung kerumah wali murid. Ternyata anak tidak ada yang mengantar karena ibu bapaknya sedang berpergian, anak diantar orang lain atau saudaranya tidak mau.







Mengetahui
KepalaTK





                                               

Guru Kelompok





                                               




24 April 2014

CONTOH FORMAT DAN INSTRUMEN PENILAIAN TK/PAUD

Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatu, saudara- saudaraku guru TK dan PAUD, bersama ini kami tampilkan  instrumen dan format penilaiamn yang mungkin berguna.Meski saya tahu anda tidak asing lagi dengan apa yang saya tulis ini, Namun tidak ada salahnya kalau diwaktu luang saya gunakan untuk membantu siapapun semampu saya bisa.okey. trimakasih semoga berguna...... wassalam

Instrumen Penilaian terdiri dari 
- observasi
- unjuk kerja
- hasil karya 
- Penugasan
- Percakapan  dan
- Catatan Anekdot
INSTRUMEN PENILAIAN  OBSERVASI
Nama  :............................................                                                         Kelompok :.........................
No
Hari/Tanggal
Kegiatan Pembelajaran
Aspek yang dinilai
Hasil







    
 INSTRUMEN PENILAIAN UNJUK KERJA
Nama :                                                                                                                        Kelompok :
No
Hari/Tanggal
Kegiatan Pembelajaran
Aspek yang dinilai
Hasil







 INSTRUMEN PENILAIAN HASIL KARYA
Nama :                                                                                                                      Kelompok :
No
Hari/Tanggal
Kegiatan Pembelajaran
Aspek yang dinilai
Hasil






 INSTRUMEN PENILAIAN PERCAKAPAN
Nama :                                                                                                                        Kelompok :
No
Hari/Tanggal
Kegiatan Pembelajaran
Aspek yang dinilai
Hasil










                

CATATAN ANEKDOT ANAK DIDIK TK 
Kelompok                   :……………………
Semester                     :……………………
Tahun Pelajaran          :……………………
Tanggal
Nama Anak Didik
Peristiwa
Tafsiran
Keterangan
16 Januari 2012
Adi Nugroho
Malas/ enggan melakukan             aktivitas/ kegiatan padahal anak tersebut selalu ceria setiap melaksanakan kegiatan
Kemungkinan ada permasalahan di rumah
(keluarga)
Melakukan kunjungan ke rumahuntuk mengkomunikasikan yang terjadi pada diri anak. Ternyata di rumah anak tersebut sering ditinggal ibunya ke luar kota

08 April 2014

ALIH INFORMASI HASIL PELATIHAN METODE PENGEMBANGAN BAHASA DAN SENI SERTA IMPLEMENTASINYA DI TK

METODE PENGEMBANGAN BAHASA DAN SENI SERTA IMPLEMENTASINYA DI TK
Oleh :  Ida Kusdaryati, S.Pd

PENGERTIAN METODE adalah cara yang dilakukan guru dalam membimbing peserta didik mencapai kompetensi yang ditetapkan.Cara yang dalam fungsinya merupakan alat untuk mencapai  kegiatan

FAKTOR PENDUKUNG PEMILIHAN METODE
  1. Karakteristik anak
  2. Karakteristik tujuan
  3. Kegiatan dilakukan di dalam atau di luar kelas.
  4. Ketrampilan yang hendak dikembangkan melalui berbagai kegiatan.
  5. Tema yang dipilih dalam kegiatan tersebut.
  6. Pola kegiatan yang akan dilakukan.


METODE UNTUK PENGEMBANGAN BAHASA DAN SENI

1. Bercakap-cakap
a.  Saling mengkomunikasikan pikiran dan perasaan secara verbal atau   
      mewujudkan kemampuan bahasa reseptif dan bahasa ekspresif.
b.  Sebagai dialog atau perwujudan bahasa reseptif dan ekspresif dalam suatu  
      situasi.
c. Tujuan bercakap-cakap
1)     Meningkatkan ketrampilan berkomunikasi dengan orang lain.
2)     Meningkatkan ketrampilan dalam melakukan kegiatan bersama.
3)     Meningkatkan ketrampilan menyatakan perasaan.
4)     Meningkatkan ketrampilan menyampaikan gagasan atau pendapat secara verbal
d. Bentuk Bercakap-cakap
1)     Bercakap-cakap bebas
Percakapan yang tidak ada pokok tertentu yang harus dibicarakan, percakapan berpindah dari suatu obyek kepada obyek yang lain
2)      Bercakap-cakap menurut pokok
Percakapan yang membicarakan suatu pokok bahasan tertentu
3)     Bercakap-cakap dengan gambar seri
Percakapan yang pokok pembicaraannya menggunakan gambar seri

2. Bercerita
  1. Cara bertutur kata dan penyampaian cerita atau memberikan penjelasan kepada peserta didik secara lisan.
  2. Makna penting bercerita bagi perkembangan anak TK
1)       Mengkomunikasikan nilai-nilai budaya.
2)       Mengkomunikasikan nilai-nilai sosial.
3)       Mengkomunikasikan nilai-nilai keagamaan.
4)     Menanamkan etos kerja, etos waktu dan etos alam.
5)       Membantu mengembangkan fantasi anak.
6)       Membantu mengembangkan kognitif anak.
7)       Membantu mengembangkan bahasa anak.

  
   c.  Bentuk-bentuk bercerita
1)     Bercerita tanpa alat peraga ( mendongeng ).
2)     Bercerita dengan alat peraga, antara lain :
a.     Bercerita dengan alat peraga langsung.
b.     Bercerita dengan mempergunakan gambar-gambar.
c.      Bercerita dengan menggunakan papan flanel.
d.     Membacakan cerita.



4. Metode Karyawisata.
Metode ini dilakukan dengan cara mengajak peserta didik mengunjungi obyek-obyek yang sesuai dengan tema saat itu. Contoh : mengunjungi kebun bunga, mengunjungi kebun binatang, mengunjungi kantor pos, dll.

5. Metode Demonstrasi.
a.     Tujuannya agar peserta didik memahami dan dapat melakukannya dengan benar serta anak didik dapat mengenal langkah-langkah pelaksanaan dalam mengerjakan sesuatu
b.     Makna penting  Demonstrasi bagi anak TK
1)     Dapat memperlihatkan secara kongkrit apa yang  dilakukan / dilaksanakan / memperagakan.
2)     Dapat mengkomunikasikan gagasan, konsep, prinsip, dengan peragaaan.
3)     Membantu mengembangkan kemampuan mengamati secara teliti.
4)     Membantu mengembangkan kemampuan untuk melakukan segala pekerjaan secara teliti, cermat dan tepat.
5)     Membantu mengembangkan kemampuan peniruan dan pengenalan secara tepat.
6. Metode Tanya Jawab
  1. Dilaksanakan dengan cara mengajukan pertanyaan tertentu kepada perserta didik.
  2. Metode ini digunakan untuk :
1.     Mengetahui pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki peserta didik.
2.     Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk bertanya.
3.     Mendorong keberanian peserta didik untuk mengemukakan pendapat.

7. Metode Eksperimen.
Cara memberikan pengalaman kepada peserta didik dalam mengadakan percobaan terhadap sesuatu dan mengamati akibatnya. Misalnya balon di tiup, warna dicampur, air dipanaskan, dll.

8. Metode Proyek
  1. Metode yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk melakukan aktivitas belajar secara bertahap, dari tahapan awal sampai tahapan akhir yang merupakan satu kesatuan rangkaian kegiatan
  2. Digunakan juga untuk melatih kemampuan anak memecahkan masalah yang dialami anak dalam kehidupan sehari-hari
  3. Menggerakkan anak untuk melakukan kerjasama sepenuh hati. Kerjasama dilaksanakan secara terpadu untuk mencapai tujuan bersama.
  4. Kegiatan proyek mempunyai makna penting bagi anak TK
1.     Berkaitan dengan kehidupan anak sehari-hari yang dapat dihubungkan satu dengan yang lain dan dipadukan menjadi suatu hal yang menarik bagi anak, selain juga bersifat fleksible.
2.     Didalam kegiatan bersama, anak belajar mengatur diri sendiri untuk berkerjasama dengan teman dalam memecahkan suatu masalah.
9. Metode Pemberian Tugas
  1. Digunakan untuk memberi kesempatan kepada peserta didik melaksanakan tugas yang disiapkan oleh guru. Dengan pemberian tugas anak dapat melaksanakan kegiatan secara nyata dan menyelesaikannya sampai tuntas.
  2. Pemberian tugas mempunyai makna penting bagi anak TK
1)      Pemberian tugas secara lisan akan memberi kesempatan pada anak untuk melatih persepsi pendengaran mereka. Jadi meningkatkan kemampuan bahasa reseptif.
2)     Melatih anak untuk memusatkan perhatian dalam jangka waktu tertentu.
3)     Pemberian tugas dapat membangun motivasi anak.


PENGGUNAAN METODE PADA PENGEMBANGAN SENI YANG TERINTEGRASI DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA
    1. Anak mempunyai kebutuhan untuk menyatakan perasaan dan pikiran dengan berbagai macam cara menurut keinginannya sendiri, anak menghayati berbagai macam perasaan tentang hal-hal atau peristiwa yang dialami (perasaan senang, puas, perasaan keindahan, dsb).
    2. Pengembangan seni yang terintegrasi dalam kemampuan berbahasa dapat dilihat saat anak menyatakan perasaan/pikiran yang diekspresikan melalui bahasa lisan dengan indah (intonasi, mengatur tinggi rendah, keras/pelan, cepat/lambat).
    3. Pelaksanaan kemampuan berbahasa melalui kegiatan yang menyenangkan untuk anak dengan cara bermain.
    4. Guru diharapkan dapat menyampaikan kemampuan berbahasa yang di dalamnya terintegrasi aspek pembelajaran seni melalui metode yang dalam pelaksanaannya guru merencanakan adanya 3 aspek seni ( eksplorasi, ekspresi dan apresiasi) dalam kegiatan berbahasa tersebut.

CONTOH KEGIATAN PEMBELAJARAN PENGEMBANGAN SENI YANG TERINTEGRASI DALAM PENGEMBANGAN KEMAMPUAN BERBAHASA
1. Pengembangan      : Kemampuan Berbahasa
2.Indikator                    : Melanjutkan cerita/dongeng yang telah didengar sebelumnya
3.Tema                        : Tanaman
4.Kelompok                :  B
5. Kegiatan                     : Melanjutkan dongeng   guru “Ladang Paman”
6. Metode                       :  Bercerita dan Pemberian Tugas
8.Tujuan                          :
  1. Mengembangkan imajinasi, kreativitas dan ekspresi
  2. Mengembangkan daya estetika/keindahan
  3. Menambah perbendaharaan kata anak
  4. Melatih keberanian anak
  5. Mengembangkan kemampuan mendengarkan anak
  6. Mengembangkan kemampuan berbicara anak

9.Langkah-langkah pelaksanaan :
  1.   Anak ditenangkan oleh guru
  2. Guru membicarakan tentang kegiatan yang dilakukan di ladang
  3. Guru menyampaikan tentang kegiatan mendongeng yang akan dilakukan
  4. Guru mendongeng “Ladang Paman” tetapi isi cerita yang disampaikan tidak sampai selesai
  5. Guru memberi tugas anak untuk melanjutkan isi cerita “Ladang Paman” menurut imajinasi dan bahasa anak
  6. Anak melanjutkan dongeng “Ladang Paman” yang baru didengarnya dengan menggunakan imajinasi dan bahasa anak
  7. Guru memberikan penghargaan bagi anak yang mampu mendongeng dan memberikan bimbingan pada anak yang kurang mampu mendongeng
  8. Guru bertanya jawab tentang isi dongeng “Ladang Paman”
  9. Anak ditenangkan kembali oleh guru

7. Aspek Seni  :
  1. Eksplorasi : mengatur intonasi dan suara saat mendongeng
  2. Ekspresi    : menyatakan pikiran dan perasaan melalui mimik saat mendongeng
  3. Apresiasi   : menikmati kegiatan mendongeng melalui pantomimik (gerakan-gerakan tubuh) saat mendongeng